AL-QUR'AN SUMBER KECERDASAN SPIRITUAL

Di posting oleh Kang Asep MWBer pada 04:08 PM, 07-May-11

Di: ilmu pengetahuan

Lelaki itu terkulai lemas. Rambutnya yg hitam lebat terlihat kusut,menandakan pikirannya yg kacau. Nafas masih terlihat tersengal-sengal walaupun dibantu tabung oksigen. Cairan infus mengalir lambat memasuki pori-porinya. Sudah lama bapak Fulan terbaring di rumah sakit akibat stres.

Berbagai persoalan rumah tangga telah menjadikan eksekutif muda jakarta ini terguncang. Bagaimana tidak,istri tercinta yg selalu setia melayani keperluannya menghabiskan tabungannya untuk kemudian dibelikan pil setan,ekstasy. Peristiwa tersebut bagai petir disiang bolong karena dalam kehidupan sehari-harinya istrinya begitu manis dan sopan. Belum lagi persoalan remaja putri satu-satunya yg di vonis hamil oleh dokter kandungan,menambah berat penderitaanya. Tentu saja ia shock,anak semata wayangnya berbadan dua diluar nikah. Padahal bapak Fulan telah memberikan beraneka fasilitas dan materi yg lebih dari cukup. Satu yg ia lupa,rohani keluarganya dibiarkan kosong sehingga tak sanggup menahan kuatnya pengaruh negatif dari lingkungan.

Demikian gambaran kegagalan sebuah keluarga muslim di kota metropolitan. Maraknya berbagai penyakit sosial membuat orang tua was-was. Seks bebas,narkoba,perselingkuhan adalah berita sehari-hari masyarakat ibukota. Agama hanya dijadikan simbol. Kitab suci hanya dibaca,dibahas untuk kemudian dilupakan. Alunan ayat-ayat Al-Qu'an kalah nyaring oleh dentuman musik cinta muraham. Kebesaran sahabat-sahabat Rasul hilang ditelan kehebatan tokoh fiktif Amerika, Superman. Semuanya menusuk nurani,menggedor pertahanan moral.

Tak dapat dipungkiri lagi,berbagai kerusakan moral tersebut akibat dilupakannya prinsip-prinsip Qur'ani oleh umat manusia sehingga umat tidak punya filter untuk menyaring arus negatif yg mewabah. Fungsi rumah sebagai tempat penggodogan kader-kader Qur'ani telah berubah menjadi sekedar tempat makan dan tidur sementara Al-Qur'an dibiarkan berdebu tak disentuh,tak heran jika berbagai penyakit moral melanda keluarga.

Al-Qur'an harus diyakini sebagai pedoman hidup keluarga. Begitu istimewanya Al-Qur'an,jangankan membacanya,orang yg mendengarkannya pun mendapatkan pahala yg berlipat ganda.

Al-Qur'an ibarat pelita yg menerangi kegelapan,bak sepercik air yg menyegarkan,memberi cahaya dalam hati hingga terang benderang,juga memberikan cahaya kepada keluarga yg mendengarkannya. Al-Qur'an layak menjadi bacaan di segala situasi dan kondisi,ketika senang dan susah,saat sempit atau lapang,kala suka maupun berduka.

Tak hanya rohani yg dibuat sehat,Al-Qur'an juga diyakini dapat mencerdaskan mental dan pikiran. Menurut pakar pendidikan Dr. Arief Rachman,Al-Qur'an memiliki getaran dengan roh manusia,akan terjadi penyesuaian gelombang dan gelombang ini akan mencerdaskan spiritual yg pada akhirnya dapat mencerdaskan emosi,intelektual dan kehidupan sosial."jelasnya.

Hal itu menemukan pembenaran. Dari sebuah survey yg dilakukan di Larson,diperoleh fakta bahwa mereka yg tidak berpegang teguh pada nilai-nilai agama memiliki resiko empat kali lebih besar untuk bunuh diri ketimbang mereka yg taat beragama. Mereka yg komitmen terhadap agama akan lebih kuat menahan keluhan depresi,rasa sakit dan kebal terhadap stres.

Kecerdasan yg dibangun oleh Al-Qu'an adalah kecerdasan spiritual (SQ) yg merupakan pondasi dari kecerdasan intekektual (IQ),kecerdasan emosional (EQ),kecerdasan fisik dan kecerdasan sosial. Jika pondasi tersebut runtuh,kecerdasan lainnya pun akan hancur.

Ibnu Sina,Alkhawarizmi,Ibnu Taimiyyah, adalah figur-figur yg tidak hanya tinggi tingkat intelektualnya tapi cerdas juga ruhaninya. Kecerdasan intelektual yg tidak dibarengi kecerdasan yg Qur'ani hanya akan melahirkan robot-robot penghancur dunia macam Karl Max,Hitler atau Machiavelli.

Proyek pencerdasan harus dimulai dari komunitas kecil,keluarga. Keluarga adalah sumber pendidikan yg harus disinari dengan prinsip-prinsip Al-Qur'an agar mampu mencetak generasi Qur'ani yg cerdas otaknya maupun ruhaninya.

Mudah-mudahan postingan ini ada manfaat dan hikmahnya...wassalam.

Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

12 tanggapan untuk "AL-QUR'AN SUMBER KECERDASAN SPIRITUAL"

es nªnªs pada 09:25 PM, 07-May-11

aku suka ini..

Asep Saepudin pada 01:05 AM, 08-May-11

oh...makasih sob atas komennya

Asep Saepudin pada 01:08 AM, 08-May-11

makasih sob atas komennya

Kaptenworld pada 08:50 AM, 08-May-11

wah gagal lagi jadi pertamax nih,nasib...
Satu persatu kubaca semuanya membuat kita merenung pentingnya dasar agama didalam kehidupan keluarga dan masyarakat

Asep Saepudin pada 09:05 AM, 08-May-11

betul sekali bang,kita sebagai umat islam wajib mempunyai pondasi yg kuat untuk mempertebal iman kita...gpp bang bukan yg pertamax jg,mlhn saya merasa dihargai kl ada org yg memberikan komentar wlwpun sekedar menyimak atau numpang lewat...makasih atas komennya

Budi Darmawan pada 03:39 PM, 08-May-11

Agama (Islam) adalah suatu ajaran & sistem tata nilai yg "memanusiakan manusia."
dgn demikian, qta akan sempurna sbg manusia, jk ajaran tsb qt pgang scara konsekuen & konsisten.
Bragama adalah kbutuhan psikologis manusia, bkn se-mata2 kwajiban.
Moga qt tdk trjebak sekularisme yg akan menjauhkan qt pd nilai2 agama qt sndri.

Nice article...
Trims kang, salam...

Budi Darmawan pada 03:42 PM, 08-May-11

Agama (Islam) adalah suatu ajaran & sistem tata nilai yg "memanusiakan manusia."
dgn demikian, qta akan sempurna sbg manusia, jk ajaran tsb qt pgang scara konsekuen & konsisten.
Bragama adalah kbutuhan psikologis manusia, bkn se-mata2 kwajiban.
Moga qt tdk trjebak sekularisme yg akan menjauhkan qt pd nilai2 agama qt sndri.

Nice article...
Trims kang, salam...

Budi Darmawan pada 03:42 PM, 08-May-11

Nice article...

Bragama merupakan kebutuhan psikologis manusia yg sgt mendasar.
Dgn kta lain, bragama bukanlah kwajiban, tp suatu kbutuhan.

AL-QUR'AN merupakan media komunikasi/interaksi antara manusia dgn Alloh.
Klo qt tela'ah AL-QUR'AN dgn seksama, maka d dlamnya qt akan menemukan brbagai jwbn dr smua prtanyaan manusia ttg hdp/khdpn.
Karenanya, manusia akan menjadi cerdas jk smua jwbn Alloh dlm AL-QUR'AN qt aplikasikan dlm tiap2 mslh hdp/khdpn.

Saunk PC pada 11:52 PM, 08-May-11

Nice artikel sob

Asep Saepudin pada 11:56 PM, 08-May-11

kepada semuanya makasih atas komennya...

BungSanjaya pada 07:51 PM, 10-May-11

Wah mas saya baru baca. Artikelnya sangat menyejukkan hatiku. . .

cak supri pada 08:56 AM, 22-Jan-12

Dalam buku yang saya baca "Laduni Quotient; Model Kecerdasan Masa Depan", kecerdasan hati diuraikan ada 7 level; aql, qalb, dzauq, shadr, fuad, bashirah dan lubb. Mohon tanggapan, syukran!

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar